Konsep: banyak sheet → satu sheet
Banyak organisasi menyimpan data per kategori di sheet berbeda: misalnya “Jan”, “Feb”, “Mar” atau per lokasi. Untuk analisis, format ini kurang ideal. Umumnya kamu ingin satu tabel panjang (long format) supaya mudah dipivot, difilter, dan diimport ke sistem lain.
Kapan format satu sheet lebih baik
Pertimbangkan menyatukan banyak sheet menjadi satu output jika:
- Kamu ingin membuat PivotTable/Chart tanpa set-up berulang per sheet.
- Data akan di-import ke aplikasi lain (BI tools, database, sistem internal).
- Kamu perlu filtering/sorting lintas kategori/bulan/lokasi secara cepat.
Aturan header & kolom
- Header harus konsisten. Setiap sheet sebaiknya punya nama kolom yang sama (dan urutan yang sama). Ini mencegah kolom ‘geser’ saat merge.
- Jangan paksa struktur berbeda. Jika ada sheet dengan kolom berbeda jauh, lebih aman dipisahkan jadi output lain (atau diseragamkan dulu).
- Tambahkan kolom pelacak asal. Opsional tapi sangat membantu: tambah kolom sheet_name (dan/atau source_file) supaya mudah audit asal baris.
Workflow yang disarankan
- Kumpulkan file-file Excel sumber (atau satu file besar berisi banyak sheet).
- Pastikan header/kolom konsisten. Jika ada perbedaan, seragamkan dulu.
- Merge menggunakan tool, pastikan output menjadi satu sheet.
- Lakukan quality check singkat sebelum dipakai untuk reporting.
Free Tools Excel Merger menyatukan data jadi satu output sheet (lebih enak untuk analisis).
Buka Excel Merger→Quality check setelah merge
Agar yakin output benar, lakukan checklist ini:
- Row count: jumlah baris output ≈ jumlah baris semua sheet (minus header).
- Sum check: bandingkan total kolom angka penting sebelum & sesudah.
- Spot check: pilih beberapa baris dari sheet/file berbeda untuk memastikan tidak ada kolom yang bergeser.
- Date check: pastikan kolom tanggal konsisten dan tidak berubah jadi teks.
FAQ
Kalau ada sheet kosong?
Lebih baik di-skip. Sheet kosong menambah noise dan memperbesar output tanpa manfaat.
Kalau ada sheet dengan kolom tambahan?
Disarankan seragamkan dulu. Kolom ekstra bisa dipetakan ke template baku, atau dipisahkan jadi dataset lain.
